Pengalaman Berbahasa
Assalamu'alaikum semuanya, apa kabar kalian, saya harap yang baca blog saya ini selalu dalam keadaan baik-baik dan selalu dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa.
Kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman saya saat berbicara dengan teman saya yang berbahasa daerah. Pertama kali saya menemukan teman yang berbicara menggunakan bahasa sambas, saya bertemu dengannya saat Sekolah Menengah Atas. Dia selalu bilang kepada saya 'inyan' , awalnya saya kira dia bernama 'inyan' ternyata artinya adalah benar dalam bahasa sambas. Dari itu lah saya tahu bahasa sambas walau hanya satu kata.
Ketika saya berlibur kerumah paman saya, saya lagi diluar rumah dengan berjalan kaki menuju toko terdekat untuk membeli jajanan ringan, terdengar suara pemilik toko yang sedang berbicara dengan warga sekitar toko. Terdengar berbicara dengan bahasa jawa yang tidak saya mengerti. Saya pun tak perduli apa yang di bicarakan pemilik toko, ketika saya sudah membeli dan ingin pulang saya mendengar kalimat 'seng sabar' dari itu saya tak jadi pulang dan berpikir bahwa pemilik toko ini sedang berbicara dengan seng atau dengan warga sekitar toko, karena seng itukan atap rumah, dan saya pun berpikir kok bisa seng itu di suruh sabar memangnya seng benda hidup yang bisa di ajak berbicara. Kini saya menghampiri sang pemilik toko lagi dan bertanya 'ibu, seng mana yang hidup kok disuruh sabar' dan tiba tiba pemilik toko tertawa dan menjawab 'seng sabar artinya yang sabar loh ndok' dan saya pun jadi ikut tertawa mendengar arti sebenarnya.
Itulah pengalaman pertama kali saya mendengar bahasa daerah. Memang tidak menarik tapi bagi saya ini adalah pengalaman yang sangat istimewa.
Sekian dan terimakasih buat yang sudah baca.
Kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman saya saat berbicara dengan teman saya yang berbahasa daerah. Pertama kali saya menemukan teman yang berbicara menggunakan bahasa sambas, saya bertemu dengannya saat Sekolah Menengah Atas. Dia selalu bilang kepada saya 'inyan' , awalnya saya kira dia bernama 'inyan' ternyata artinya adalah benar dalam bahasa sambas. Dari itu lah saya tahu bahasa sambas walau hanya satu kata.
Ketika saya berlibur kerumah paman saya, saya lagi diluar rumah dengan berjalan kaki menuju toko terdekat untuk membeli jajanan ringan, terdengar suara pemilik toko yang sedang berbicara dengan warga sekitar toko. Terdengar berbicara dengan bahasa jawa yang tidak saya mengerti. Saya pun tak perduli apa yang di bicarakan pemilik toko, ketika saya sudah membeli dan ingin pulang saya mendengar kalimat 'seng sabar' dari itu saya tak jadi pulang dan berpikir bahwa pemilik toko ini sedang berbicara dengan seng atau dengan warga sekitar toko, karena seng itukan atap rumah, dan saya pun berpikir kok bisa seng itu di suruh sabar memangnya seng benda hidup yang bisa di ajak berbicara. Kini saya menghampiri sang pemilik toko lagi dan bertanya 'ibu, seng mana yang hidup kok disuruh sabar' dan tiba tiba pemilik toko tertawa dan menjawab 'seng sabar artinya yang sabar loh ndok' dan saya pun jadi ikut tertawa mendengar arti sebenarnya.
Itulah pengalaman pertama kali saya mendengar bahasa daerah. Memang tidak menarik tapi bagi saya ini adalah pengalaman yang sangat istimewa.
Sekian dan terimakasih buat yang sudah baca.
Komentar
Posting Komentar