Strategi pembelajaran
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Alhamdulillah pada kesempatan kali ini saya akan melaporkan bacaan yang sudah saya baca mengenai strategi pembelajaran.
Sebelum memasuki pembahasan inti, izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu, nama saya Defia Wahyufi dengan nim 11901169 dari kelas PAI 4A Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pontianak.
Sesuai dengan judul, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa yg di maksud dengan pembelajaran. Pembelajaran merupakan upaya menciptakan kondisi agar terjadi kegiatan belajar. Kegiatan pembelajaran tidak akan berarti jika tidak menghasilkan kegiatan belajar kepada para peserta didiknya. Kegiatan belajar hanya bisa berhasil jika peserta didik tersebut belajar secara aktif mengalami sendiri proses belajar.
Saya juga ada baca beberapa menurut pandangan ahli, yaitu menurut Gagne & Briggs bahwa pembelajaran adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik, yangberisi serangkaian peristiwa yang dirancang disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinyaproses belajar peserta didik yangbersifat internal (Gagne dan Briggs,1979). Dengan demikian, pembelajaran merupakansegala upaya untuk menciptakankondisi dengan sengaja agar tujuan pembelajaran dapat dipermudah (facilitated) pencapaiannya.
Dalam jurnal yang saya baca juga menjelaskan beberapa prinsip yang akan menjadi landasan pembelajaran, yaitu sebagai berikut
a. Pembelajaran sebagai usaha untuk memperoleh perubahan perilaku yang maknanya proses pembelajaran itu adalah adanya perubahan perilaku dalam diri peserta didik.
b. Hasil pembelajaran ditandai dengan perubahan perilaku secara keseluruhan dengan makna bahwa perubahan perilaku sebagai hasil pembelajaran meliputi semua aspek perilaku (kognitif, afektif danmotorik).
c. Pembelajaran merupakan suatu proses dengan makna bahwa pembelajaran itu merupakan suatu aktivitas yang berkesinambungan yang di dalamnya ada tahapan-tahapan yang sistematis dan terarah. Jadi, pembelajaran bukan sebagai suatu benda atau keadaan yang statis, melainkan merupakan suatu rangkaian aktivitas- aktivitas yang dinamis dan saling berkaitan.
d. Proses pembelajaran terjadi karena adanya sesuatu yang mendorong dan adanya suatu tujuan yang akan dicapai dengan makna bahwa aktivitas pembelajaran itu terjadi karena adanya kebutuhan yang harus dipenuhi dan adanya tujuan yang ingin dicapai. Atas dasar prinsip itulah pembelajaran akan terjadiapabila peserta didik merasakan adanya kebutuhan yang mendorong dan ada sesuatu yang ingindicapai. Belajar tidak akan efektif tanpa adanya dorongan atau motivasidan tujuan.
e. Pembelajaran merupakan bentuk pengalaman Pengalaman pada dasarnya adalah kehidupan melalui situasiyang nyata dengan tujuan tertentu pembelajaran merupakan bentuk interaksi individu dengan lingkungannya sehingga banyak memberikan pengalaman dari situasi nyata.
Baiklah saya akan memasuki pembahasan inti yang sudah saya baca, strategi pembelajaran merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien (Kemp, 1995). Strategi pembelajaran mencakup seluruh komponen materi pembelajaran dan prosedur atau tahapan kegiatan belajar yang atau digunakan oleh guru dalam rangka membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran tertentu (Dick & Carey, 1990). Oleh karena itu, strategi pembelajaran bukan hanya terbatas pada prosedur atau tahapan kegiatan belajar saja, melainkan termasuk juga pengaturan materi atau paket program pembelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik.
Ada beberapa aplikasi strategi pembelajaran yang mencakup empat aspek yaitu sebagai berikut:
a. Urutan kegiatan pembelajaran, yang berisikan urutan kegiatan guru dalam menyampaikan materi atau isi pelajaran kepada peserta didik.
b. Metode pembelajaran, yaitu cara guru mengorganisasikan materi pelajaran dan peserta didik agar terjadi proses belajar secara efektif dan efisien.
c. Media pembelajaran, yaitu peralatan dan bahan pembelajaran yang digunakan guru dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
d. Waktu yang digunakan guru dan peserta didik untuk menyelesaikan setiap langkah dalam kegiatan pembelajaran.
Dalam jurnal yang saya baca ini ada menyantumkan contoh penerapan dalam strategi pembelajaran yaitu dengan cara penerapan pendekatan komunikatif dengan strategi pembelajaran tematik dalam pembelajaran bahasa Inggris di SD. Guru SD dituntut untuk memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang memadai dan memiliki berbagai keterampilan dalam menyajikan materi pelajaran Bahasa Inggris secara komunikatif dan kontekstual Agar proses pembelajaran komunikatif guru SD hendaknya kreatif dalam menyiapkan dan mengelola kegiatan pembelajaran, memilih dan memanfaatkan media pembelajaran yang ada di sekitar peserta didik, menciptakan situasi pembelajaran yang kondusif merangsang, menantang dan menyenangkan, mendorong peserta didik berperan secara aktif. Strategi pembelajaran menurut konstruktivistik menekankan penggunaan pengetahuan secara bermakna, urutan pembelajaran mengikuti pandangan peserta didik, dan menekankan proses, serta aktivitas belajar dalam konteks nyata bukan mengikuti urutan dalam buku teks. Sedangkan evaluasi pembelajaran menekankan penyusunan makna secara aktif yang melibatkan keterampilan terintegrasi dengan menggunakan masalah dalam konteks nyata menggali berpikir secara divergen, menuntut pemecahan ganda bukan hanya jawaban benar, dan evaluasi merupakan bagian utuh dari proses pembelajaran (Degeng, 2007).
Ciri utama pembelajaran yang bermakna adalah suatu kondisi di mana peserta didik dapat merasakan manfaat dari materi pelajaran yang dipelajarinya di sekolah dalam kehidupan sehari-hari Dryden dan Jeannette Vos, 2000). Pembelajaran harus memberikan manfaat bagi peserta didik yang belajar. Untuk itu, guru harus dapat menciptakan keterkaitan suatu topik dengan kehidupan peserta didik sehari-hari, dan merayakan setiap keberhasilan peserta didik sebagai kunci dalam strategi pembelajaran yang bermakna (DePorter, 1999). Akhirnya pentingnya strategi pembelajaran adalah untuk menentukan semua langkah dan kegiatan yang perlu dilakukan sehingga dapat memberi pengalaman belajar kepada peserta didik. Jadi strategi pembelajaran adalah keputusan guru dalam menetapkan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan sarana dan prasarana yang akan digunakan, termasuk jenis media yang digunakan, materi yang diberikan dan metodologi yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.
Dalam menerapkan strategi pembelajaran ada beberapa komponen yang harus diperhatikan agar dalam kegiatan pembelajaran dapat mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan. Pendapat Dick and Carey sebagaimana dikutip Suparman, menyebutkan 5 komponen umum strategi pembelajaran yakni :
(a) kegiatan pembelajaran pendahuluan
(b) penyampaian informasi
(c) partisipasi peserta didik
(d) tes, dan
(e) kegiatan tindak lanjut (Suparman, 2004).
Strategi pembelajaran terdiri dari lima komponen utama, yaitu:
(a) urutan kegiatanpembelajaran,
(b) metode,
(c) media dan
(d) waktu (Suparman, 2004).
Sedangkan urutan kegiatan pembelajaranbsecara umum terdiri dari tiga tahap, yaitu:
a. Pendahuluan (introduction)
Pada tahap awal atau persiapan, kegiatan dimaksudkan untuk mempersiapkan mental peserta didik dalam mempelajari pengetahuan, keterampilan dan sikap baru. Artinya guru sebaiknya mempersiapkan peserta didik agar memperhatikan dan belajar secara sungguh-sungguh selamat tahap penyajian. Guru juga hendaknya menjelaskan secara singkat tentang materi yang akan dipelajari peserta didik, kegunaan materi tersebut dalam kehidupan sehari-hari hubungan atau relevansi materi tersebut dengan materi yang telah dikuasai peserta didik dan tujuan kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik pada akhir kegiatan
Tujuan kegiatan pada tahap pendahuluan ini untuk:
(a) Memberikan motivasi dan memusatkan perhatian peserta didik agar mereka bisa mempersiapkan diri untukbmenerima pelajaran dan
(b) Mengetahui kemampuan peserta didik atau apa yang telah dikuasai peserta didik sebelumnya dan berkaitan dengan materi pelajaran yang akan disampaikan. Hal-hal yang dilakukan pada tahap ini adalah memberikan gambaran singkat tentangisi pelajaran, menjelaskan relevansiisi pelajaran baru dengan pengalaman peserta didik, dan menjelaskan tentang tujuan pembelajaran.
b. Penyajian (presentation)
Tahap penyajian merupakan proses pembelajaranyang utama atau inti darikegiatan pembelajaran. Tahap ini meliputibagian-bagian sebagai berikut
1) Uraian (explanation) adalah penjelasan tentang materi pelajaran atau konsep, prinsip, dan prosedur yang akan dipelajari peserta didik. Uraian, baik dalam bentuk verbal maupun non verbal seperti penggunaan media gambar benda sebenarnya, model demontrasi, simulasi dan sebagainya Pada saat memberikan uraian ini guru dapat menggunakan berbagai metode seperti ceramah, diskusi, demonstrasi dan sebagainya.
2) Contoh (example) dan non contoh(non example) adalah benda atau kegiatan yang ada di sekitar peserta didik sebagai wujud materi pelajaran yang sedang diuraikan, baik bersifat positif maupun negatif. Oleh karena itu, guru perlu memberikan contoh dan non contoh yang praktis dan kongkrit dari uraian konsep yang masih abstrak agar menjadi jelas bagi pesertadidik.
3) Latihan (exercise) adalah kegiatan praktik bagi peserta didik untuk menerapkan konsep, prinsip atau prosedur yang masih abstrak sesuai dengan kehidupan sehari-hari Dengan latihan, peserta didik akan belajar aktif sehingga mudah menguasai materi yang sedang dipelajari. Latihan yang dilakukan peserta didik harus diikuti dengan petunjuk bimbingan dan koreksi sehingga peserta didik benar benar menguasainya. Namun, perlu diingat bahwa latihan merupakan bagian dari proses pembelajaran bukan tes.
c. Penutup (test and follow up) Kegiatan pada tahap penutup merupakan kegiatan akhir dalam urutan kegiatan pembelajaran. Tujuan dari kegiatan tahap penutup adalah untuk memberikan penegasan atau kesimpulan dan penilaian terhadap penguasaan materi pelajaran yang telah diberikan, baik tes formatif dan umpan balik (follow up). Selanjutnya adalah kegiatan tidak lanjut.
Kegiatan akhir pembelajaran yang mencakup:
1) Pelaksanaan tes hasil belajar untuk mengukur kemajuan belajar peserta didik. Tes ini sering disebut sebagai tes formatif yang dapat diberikan secara lisan atau tertulis.
2) Umpan balik (feedback) adalah informasi hasil tes peserta didik dan diikuti dengan penjelasan kemajuan peserta didik. Hal ini penting bagi peserta didik agar proses pembelajaran menjadi efektif efisien dan menyenangkan Selain itu, kegiatan umpan balik sangat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik.
3) Tindak lanjut (follow up) adalah berupa petunjuk tentang apa yang harus dilakukan peserta didik setelah mengikuti tes formatif dan mendapatkan umpan balik Maksudnya peserta didik yang memperoleh hasil tes formatif kurang harus mempelajari ulang materi tersebut Sedangkan peserta didik yang sudah memperoleh nilai baik tes formatif bisa meneruskan ke materi selanjutnya baik untuk memperdalam materi atau untuk mempersiapkan materi yang akan datang. Namun, perlu diingat bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pemberian tanda atau bantuan kepada peserta didik untuk memperlancar kegiatan belajar selanjutnya.
Pembelajara efektif adalah suatu pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk belajar keterampilan spesifik, ilmu pengetahuan dan sikap serta yang membuat peserta didik senang. Dengan kata lain pembelajaran yang efektif adalah suatu pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk dapat belajar dengan mudah, menyenangkan dan dapat tercapai tujuan pembelajaran sesuai degan harapan
Indikator pembelajaran efektif, yaitu:
(1) Pengorganisasian pembelajaran dengan baik;
(2) Komunikasi secara efektif
(3) Penguasaan dan antusias medalam mata pelajaran;
(4) Sikappositif terhadap peserta didik;
(5) Pemberian ujian dan nilai yang adil
(6) Keluwesan dalam pendekatan
pembelajaran; dan
(7) Hasil belajar
peserta didik yang baik.
Sumber : https://jurnalteknodik.kemdikbud.go.id/index.php/jurnalteknodik/article/view/440
Baiklah mungkin ini saja yang saya baca, kurang dan lebihnya mohon di maafkan jika ada kekurangan kata atau kesalahan kata dan kekurangan pengetahuan.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Komentar
Posting Komentar